Madiun, Kota Caruban-Ada yang menarik dalam program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Rahmatan lil ‘Alamin (RA) MAN 4 Madiun semester ganjil tahun pelajaran 2024-2025. Hal ini terkonfirmasi dalam desain kegiatan manasik haji siswa madrasah yang ditayangkan dalam pembinaan penguatan program P5RA yang di hadiri Kasubag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, H. Orbasan Wazir, M.Pd.I Kamis (29/8/2024) di Aula MAN 4 Madiun.
Dalam pemaparanya Kasubag menjelaskan sejumlah panggilan Allah SWT. “Panggilan Allah SWT kepada kita itu sebanyak tiga kali”, urai H. Orbasan. Panggilan pertama adalah setiap adzan berkumandang, karenanya mari segera kita berangkat shalat ketika muadzin sudah mengumandangkannya.
“Panggilan kedua adalah panggilan ibadah Haji yang dilaksanakan di Makkah al Mukarromah”. Pejabat yang pernah menduduki Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) menegaskan yang penting mendaftar sebagai calon jamaah, “Penting daftarnya jangan mikir berangkatnya, pokok sudah mendaftar insyaAllah tinggal nunggu berangkatnya”, tegasnya.
Selanjutnya Kasubag menjelaskan panggilan yang ketiga. “Panggilan yang ketiga adalah Panggilan ke Alam Barzah atau mati.” Lebih lanjut, “Panggilan yang ini waktunya ‘sak wayah-wayah’ tanpa pemberitahuan dan dalam keadaan apapun”, terangnya. “Mari berusaha ketika dipanggil yang ketiga kita sudah memenuhi panggilan pertama dan kedua”, ajaknya penuh harap, yang diamini seluruh peserta pembinaan.
Sementara dalam sambutanya Kepala MAN 4 Madiun, Suminto, M.Pd.I menyampaikan terimakasih atas kehadiran Kasubag TU. Lebih lanjut Kepala Madrasah menyampaikan program ini akan membawa dampak luar biasa kepada pemahaman materi dan kompetensi siswa sekaligus akan b
erdampak publikasi madrasah kepada masyarakat di Kota Caruban, terangnya.
Terpisah, Ketua Panitia Pelaksanaan manasik haji siswa Drs. Nur Ahmad Yani menginformasikan kegiatan manasik ini akan berlangsung mulai tanggal 2 september 2024. “Puncak Manasik nanti ak
an dilaksanakan tanggal 5 September 2024 dengan mengambil miqot dari MAN 4 Madiun dan menuju Masjidil Haram di pusatkan di kawasan GOR Pangeran Timoer Caruban”. Kiai Nuryani sapaan akrabnya menambahkan, setelah dari GOR menuju Padang Arofah ditempatkan di Alon-alon Reksogati Caruban. Selesai dari Arofah menuju Muzdalifah di (lapangan Krajan) untuk Mabid dan mencari kerikil untuk melontar Jumroh di Mina (Kampus 2 MAN 4 Madiun), urai Katib Suriyah PCNU Kab Madiun ini.
Pantauan Humas MAN 4 Madiun, kegiatan pembinaan ini diikuti oleh KTU MAN 4 Madiun, Wakil Kepala Madrasah, Tenaga Pendidik dan Kependidikan, Mahasiswa PLP2 dari UNIPMA Madiun serta team siswa yang terpilih menjadi pendamping kelompok. Lebih detail disain konsep pelaksanaan manasik dapat di akses pada kanal youtube MAN 4 Madiun Channel: https://www.youtube.com/watch?v=vhe7QphOVIg&t=11s (bib)