Madiun-Kota Caruban (MAN 4 Madiun)—Kamis, 4 Desember 2025, MAN 4 Madiun menyelenggarakan acara sosialisasi kesehatan dari Puskesmas Mejayan dan Kepolisian dari Polsek Mejayan dalam rangka memperingati Hari HIV sedunia. Acara ini mengusung tema “Sehat yang Berprestasi, Mewujudkan Spirit Kebangsaan NKRI”.
Acara ini dihadiri dokter dari Puskesmas Mejayan dr. Ahmad Alfahroby dan Kepolisian Sektor Mejayan yang diwakili Wakapolsek Mejayan AKP. Bambang Tri H, SH. Turut juga mendampingi Bhabinkamtibmas Desa Mejayan Aiptu Hery Purwanto didampingi Kepala MAN 4 Madiun Suminto, M.Pd.I yang ditugaskan kepada Waka Kesiswaan MAN 4 Madiun, Suntung S.A.g M.Pd.I, dan Pembina Palang Merah Remaja (PMR) Wira MAN 4 Madiun Milu Atsna Mufida S.Pd.I.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang dibawakan oleh Ananda Qurrota Ayun, dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu oleh Gladiza Oktavinda.
Kepala MAN 4 Madiun dalam sambutan pembukaan yang disampaikan oleh Waka Kesiswaan menyampaikan selamat datang dan terimakasih atas kehadiran dalam acara yang sangat bermanfaat bagi siswa siswi MAN 4 Madiun ini. “Anak-anak mari kita ikuti acara yang baik ini dengan niat tholabul ilmi semoga barokah dan manfaat,” ajak Wakasis.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dari dr. Ahmad Alfahroby, mengenai bahaya NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Addiktif), HIV, dan seks bebas. Dalam materinya, dokter Internship ini menjelaskan bahwa tema dan materi hari ini berkaitan dengan hadis Rasulullah, yaitu larangan khamr yang berkaitan dengan NAPZA. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Khamr (minuman keras) adalah induk dari segala kejahatan” (HR. Muslim). Hadis ini menunjukkan bahwa Islam sangat melarang penggunaan zat-zat yang dapat merusak akal dan tubuh kita.
Ahmad Alfahroby juga menyampaikan pesan yang sangat penting, yaitu “Masa depanmu terlalu berharga untuk di hancurkan oleh sesaat kesenangan yang menipu. Pergaulan seks bebas dan penggunaan NAPZA hanya akan membawa kita ke jurang kehancuran. Jangan biarkan dirimu terjebak dalam lingkaran kejahatan ini!”

Seluruh peserta terlihat sangat antusias dan aktif bertanya jawab, seperti siswa kelas X Reyhan dan Abimayu yang bertanya tentang materi yang diberikan. Dokter Alfahroby menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan sangat baik dan memberikan penjelasan yang jelas.
Tidak hanya itu, Reyhan dan Abimayu juga mendapatkan reward khusus dari dokter sebagai apresiasi atas antusiasme dan partisipasi mereka dalam acara ini. Reward tersebut diserahkan langsung oleh dr. Ahmad Alfahroby, yang diharapkan dapat menambah semangat dan antusiasme peserta lainnya.

Acara ini berjalan dengan lancar dan sukses, dan diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan kesadaran kepada siswa-siswi MAN 4 Madiun tentang bahaya NAPZA, HIV, dan seks bebas, serta pentingnya menjaga kesehatan dan kebangsaan.(nur)