Madiun-Kota Caruban (MAN 4 Madiun)—Membekali siswa tentang bahaya obat dan zat terlarang menjadi perhatian serius madrasah. Hal ini terlihat pada kegiatan MAN 4 Madiun yang menyelenggarakan acara sosialisasi kesehatan bersama dengan Kepolisian Republik Indonesia dari Polres Madiun Sektor Mejayan dalam rangka memperingati Hari HIV sedunia Kamis, (4/12/2025). Acara ini mengusung tema “Sehat yang Berprestasi, Mewujudkan Spirit Kebangsaan NKRI”.
Acara ini dihadiri dokter dari Puskesmas Mejayan dr. Ahmad Alfahroby dan Kepolisian Sektor Mejayan yang di dihadiri Wakapolsek Mejayan AKP. Bambang Tri H, SH didampingi Kepala MAN 4 Madiun Suminto, M.Pd.I yang diwakili Waka Kesiswaan MAN 4 Madiun, Suntung S.A.g M.Pd.I, dan Pembina Palang Merah Remaja (PMR) Wira MAN 4 Madiun Milu Atsna Mufida S.Pd.I.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang dibawakan oleh Ananda Qurrota Ayun, dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu oleh Gladiza Oktavinda.

Kepala MAN 4 Madiun dalam sambutan pembukaan yang disampaikan oleh Waka Kesiswaan menyampaikan selamat datang dan terimakasih atas kehadiran dalam acara yang sangat bermanfaat bagi siswa siswi MAN 4 Madiun ini. “Anak-anak mari kita ikuti acara yang baik ini dengan niat tholabul ilmi semoga barokah dan manfaat,” ajak Wakasis.
Wakapolsek Mejayan AKP. Bambang Tri H, SH yang menjadi narasumber juga menyampaikan mengenai narkoba, bahaya napza dan dampaknya serta undang undang yang berlaku di Indonesia terutama pada kenakalan remaja.
NAPZA merupakan ancaman serius yang dapat merusak kehidupan kita, keluarga, dan masyarakat. “NAPZA dapat menyebabkan ketergantungan, kerusakan organ tubuh, gangguan mental, penularan penyakit, dan kejahatan. Jenis-jenis NAPZA antara lain ganja, heroin, kokain, metamfetamin, ekstasi, dan shabu-shabu”, terang AKP. Bambang.

“Dampak NAPZA sangat berbahaya, seperti ketergantungan, gangguan mental, penularan penyakit, dan pemicu kejahatan. Undang-undang NAPZA sudah jelas, yaitu Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kita harus waspada dan tidak mencoba-coba NAPZA. Jika kita mengetahui ada orang yang menggunakan atau memiliki NAPZA, kita harus melaporkannya kepada pihak kepolisian”, tegas Wakapolsek dalam pemaparanya yang di dampingi Bhabinsa Desa Mejayan Bhabinkamtibmas Aiptu Hery Purwanto.

Wakapolsek juga berpesan kepada seluruh peserta “Mari kita jaga diri kita, keluarga kita, dan masyarakat kita dari ancaman NAPZA. Kita harus kuat dan tidak tergoda oleh NAPZA. Pilih hidup sehat dan bahagia, bukan hidup yang penuh dengan ketergantungan dan kejahatan demi masa depan.” Pungkasnya.

Acara ini berjalan dengan lancar dan sukses, dan diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan kesadaran kepada siswa-siswi MAN 4 Madiun tentang bahaya NAPZA, HIV, dan seks bebas, serta pentingnya menjaga kesehatan dan kebangsaan.(nur)